Selasa, 12 April 2011

Struktur Pasar

Diposting oleh ulfa izzati di 08.57 0 komentar
Pasar adalah suatu tempat dimana terjadinya tawar menawar barang antara produsen dengan konsumen. Didalam pasar tersebut terdapat berbagai macam barang-barang dagangan yang dapat dipilih oleh para konsumen.

Didalam struktur pasar terdapat berbagai macam pasar yaitu :
1. Pasar Persaingan Sempurna
2. Pasar Monopoli
3. Pasar Monopolistis
4. Pasar Oligopoli

Pengertiannya adalah :
1. Pasar Persaingan sempurna
Dimana suatu pasar terdapat banyak penjual dan pembeli yang menjual produk homogen. Sehingga para penjual dan para pembeli tidak dapat mempengaruhi harga barang tersebut.

2. Pasar Monopoli
Dimana suatu pasar yang hanya memiliki 1 penjual yang menguasai pasar tersebut. Yang menentukan harganya adalah penjual.

3. Pasar Monopolistis
Dimana suatu pasar yang berda di antara 2 jenis pasar yaitu sempurn adan monopoli.

4. Pasar Oligopoli
Dimana suatu pasar yang menawarkan beberapa jenis barang yang dikuasai oleh perusahaan.

Ciri-ciri dari pasar tersebut adalah :
1. Pasar Persaingan Sempurna
a. perusahaan dapat keluar masuk
b. menghasilkan barang homogen
c. pembeli mempunyai pengetahuan tentang pasar

2. Pasar Monopoli
a. adanya seorang penjual yang menguasai pasar.
b. tidak terdapatnya barang pengganti yang memiliki persamaan dengan produk monopolis
c. dan adanya hambatan yang besar untuk dapat masuk ke dalam pasar.

3. Pasar Monopolistis
a. terdapat banyak penjual.
b. barang berbeda corak.
c. perusahaan mempunyai sedikit kekuasaan mempengaruhi harga .
d. mudah bagi suatu perusahaan untuk keluar masuk ke pasar.
e. persaingan mempromosi penjualan sangat aktif.

4. Pasar Oligopoli
a. terdapat banyak penjual yang menguasai pasar.
b. barang yag dijual dapat berupa barang homogen/berbeda corak.


sumber
http://www.google.co.id

Perilaku Produsen

Diposting oleh ulfa izzati di 07.47 0 komentar
Pengertian produsen adalah dimana seseorang menciptakan suatu barang untuk dijual melalui distributor dan sampai di tangan konsumen. Produsen mempunyai fungsi produksi yaitu bertugas untuk mengatur jalannya kegiatan-kegiatan yang diperlukan bagi terselenggaranya proses produksi. Dengan mengatur kegiatan itu maka diharapkan proses produksi akan berjalan dengan lancar dan hasil produksinya pun akan bermutu tinggi sehingga dapat diterima oleh pemakainya. Bagian produksi tentunya tidak sendiri untuk mengatur semua kebutuhan konsumen, bagian produsen dibantu dengan bagian-bagian tertentu agar hasilnya lebih maksimal.

Didalam perilaku produsen terdapat produksi optimal yaitu sejumlah produksi tertentu yang dapat mengoptimalkan total biaya persediaan. Untuk mengatasi hal tersebut perusahaan harus mempunyai kebijakan untuk menentukan volume produksi dengan disesuaikan besarnya permintaan pasar agar jumlah persediaan pada tingkat biaya minimal. Jika biaya meningkat akan berakibat fatal bagi produsen karena selain biaya dipasaran naik, maka kemungkianan harga tidak akan terjangkau oleh para konsumen dan pemasukan untuk produsen akan berkurang.

Untuk menentukan produksi optimal produksi menggunakan Least Cost Combination yang artinya adalah menentukan masukkan barang mana yang memerlukan biaya terendah. dengan cara tersebut produksi dapat menghemat biaya untuk menghasilkan produk tertentu.

Untuk mengatasi meningkatnya biaya para konsumen dapat mengoptimalkan biaya dengan cara memilih dan menghitung biaya yang paling minimal. Maksud memilih adalah dengan cara memilih barang yang penting-penting saja dan menghitung berapa besar biaya yang dikeluarkan untuk membeli barang tersebut. Sebisa mungkin mencari barang-barang yang murah tetapi mutunya terjamin.Sehingga konsumen tidak merasa rugi.


sumber
http://www.google.co.id
 

CELOTEH ULFA Copyright © 2012 Design by Antonia Sundrani Vinte e poucos